Takjub dengan Kondisi Transportasi Umum Jakarta: Transjakarta

Halo Sobat Madski Traveling! Lama kita tak jumpa. Terakhir saya bercerita mengenai partisipasi dalam kegiatan sosial di sebuah yayasan di Jakarta. Di sana saya bercerita bagaimana bisa bergabung dalam komunitas @citakita_.

Kali ini saya ingin bercerita dari perspektif lain, yaitu transportasi. Mengapa transportasi? Karena saya menggunakan moda transportasi umum Jakarta saat menuju ke lokasi acara. Hari itu menjadi saksi sejarah pertama kalinya saya menumpang Bus Rapid Transport Jakarta, Transjakarta.

Hari itu saya berangkat mulai dari Stasiun Gambir. Di sana saya merasa halte Transjakarta cukup bagus karena rapi dan bersih. Selain itu, di halte tersedia layar yang menunjukkan estimasi waktu kedatangan bus (ETA). Artinya, untuk menjalankan fitur tersebut setiap kendaraan bus telah dilengkapi dengan suatu sensor (mungkin GPS) yang menunjukkan lokasinya relatif terhadap halte.   "Wow, hebat sekali ternyata Transjakarta sudah seperti itu". Teknologi ini sangat membantu bagi penumpang, khususnya saya, untuk memprediksi waktu sampai ke tujuan.

Ini dia layar "estimasi waktu kedatangan bus"nya.

Okey, next. Singkat cerita saya naik bus tersebut. Di dalam bus sudah ada sejumlah penumpang, baik yang duduk maupun yang berdiri. Kursi duduk telah ditempati semua sehingga saya memilih untuk berdiri. Ada sejumlah gagang fleksibel yang tersedia untuk penumpang berdiri. Kemudian, saya perhatikan ternyata ruang di dalam bus ini cukup luas. Penumpang di lorong bisa mencapai 2 hingga 3 lapis. Kemudian, ruang kabin dibagi 2 menjadi Ruang Umum dan Ruang Khusus Wanita. Ada pula kursi khusus penyandang disabilitas. Di bagian atap ada layar LED yang menunjukkan perhentian berikutnya (informasi yang sangat penting!).

Suasana di dalam kabin salah satu bus Transjakarta.

 Overall, saya sangat senang menjadi penumpang Transjakarta. Teknologi yang telah tersedia membantu saya untuk menggunakan moda transportasi ini dengan baik. Terlebih lagi ini adalah moda transportasi umum. Saya merasa telah ikut berkontribusi mengurangi kemacetan kota. Bagaimana, tertarik gak untuk mencoba naik Transjakarta?

Catatan: Oya, bagi kau yang ingin menumpang bus Transjakarta, jangan lupa untuk menyiapkan kartu pembayaran elektronik ya (sebut saja Em*ney, T*pcash, Br*zzi, dll). Transjakarta sendiri telah menyediakan kartu pembayaran khusus di kota Jakarta. 

Comments