Cita Kita: Menginspirasi dan Terinspirasi

Halo Sobat Madski Traveling! Pernah gak kamu kenal dengan seorang anak muda yang tidak tahu mau jadi apa di masa depan? Atau, pernah kah ada seorang yang kamu pikir ia sudah hebat tapi di balik itu dia bingung dengan berbagai hal yang ia lakukan itu? Saya pernah menemukan itu. Tidak jauh-jauh, saya melihat diriku sendiri.

Saya pernah melewati masa peralihan dari remaja menuju dewasa. Di saat itu, saya ingin mendapatkan pengakuan dari sekitar dengan mengikuti kegiatan agar "muncul" di komunitas. Tapi, setelah melakukan kegiatan tersebut, saya malah tidak mendapatkan rasa puas. Justru saya malah bertanya-tanya, kenapa saya melakukan ini? Apakah ini akan berguna untuk komunitas di masa depan? Bagus kalau iya, kalau tidak bagaimana?

Di masa pencarian itu, saya mencari inspirasi. Inspirasi itu bisa datang dari arah yang baik dan juga buruk, dalam perspektif kacamata saya. Tipe orang macam apa yang sukses bagi dirinya sendiri, bagi orang lain pula. Di sini lah saya mulai merumuskan indikator kesuksesan seseorang dalam hidup berdasarkan inspirasi yang saya dapat.

Berdasarkan pengalaman itu, saya sadar telah terinspirasi oleh orang-orang yang bisa dianggap sukses saat itu. Saat itu tidak terbayang akan jadi apa inspirasi itu bagi diri saya kelak. Apakah hanya sekadar lewat, atau menjadi ide yang sedikit-sedikit tertanam dalam diri.

Suatu hari, Rama menawarkan saya untuk berbagi di Yayasan Amal Mulia Indonesia di bilangan Jakarta. Motto yang ia tekankan adalah "Menginspirasi dan Terinspirasi", karena kita gak pernah tahu apakah ide kita akan membangun diri orang yang mendengarkan. Menariknya lagi, di yayasan itu kita bakal berbagi dengan anak-anak muda mulai dari umur 5 tahun hingga 16 tahun. Saya pun mengiyakan, dan merenung: seolah ini membawaku kembali saat diri ini sedang mencari inspirasi.

Rama tidak hanya mengajak saya, tapi ada lagi teman-temannya yang dikenal semasa SMA. Kemudian, jadilah Komunitas Cita Kita yang terdiri dari orang-orang berlatar belakang berbeda. Pada kegiatan petama itu, kami berbagi cerita tentang apa pekerjaan kami. Selain itu, kami membuka pandangan mengenai industri yang akan mereka hadapi jika masuk ke dalam bidang yang sama dengan kami.

Secara pribadi saya senang sekali bisa berbagi. Mungkin inilah arti menginspirasi, di saat kita menginspirasi orang lain maka orang tersebut akan terinspirasi. Jika kita memberikan inspirasi yang baik, orang yang mendengarkan punya peluang untuk memberikan manfaat yang sama kepada generasi berikutnya.

Di akhir tulisan ini, saya berharap apa yang dibagikan oleh Cita Kita kepada teman-teman di Yayasan Amal Mulia Indonesia bisa bermanfaat dan membuka wawasan terhadap dunia yang akan kalian hadapi. Saya sangat ingin kalian hidup sukses dan mandiri, serta bisa menginspirasi generasi berikutnya kelak. Sukses dunia dan sukses di akhirat. Dan semoga Cita Kita bisa menebar bibit-bibit semangat kepada khalayak yang lebih luas lagi.

Salam Cita Kita, menginspirasi dan terinspirasi.

Comments